Dunia itu seluas
langkah kaki
Jelajahilah dan jangan
pernah takut melangkah
Hanya dengan itu kita
bisa mengerti kehidupan
dan menyatu dengannya..
-
Soe Hok Gie
Tulisan ini saya ikut sertakan dalam pemilihan #TheExtremeJourney yang diadakan oleh caldera indonesia, http://www.theextremejourney.com/
Seseorang
pernah bertanya pada Saya, “Gue bingung, antara lulus kuliah tahun ini dan
keliling Pulau Jawa. Menurut lo gimana?” Jawaban Saya adalah jalan-jalan
keliling Pulau Jawa. Jangan kamu tanyakan alasan, lakukan saja eksekusi
secepatnya. Dia menjawab, “Yah, tapi..” Saya tersenyum, kata-kata itu merupakan
kata-kata yang mudah tapi cukup fatal untuk diucapkan.
Ribuan
pertimbangan muncul ketika kita merasa takut akan sesuatu hal yang belum pernah
kita lakukan sebelumnya. Perasaan-perasaan ini akan mucul dan kemudian
melahirkan sisi penakut diri kita. Padahal sihhh.. tinggal eksekusi broo!!
“Twenty years from now you will be
more disappointed by the things that you didn’t do than by the ones you did do.
So throw off the bowlines. Sail away from safe harbor. Catch the trade winds in
your sails. Explore. Dream. Discover.” – H. Jackson
Brown Jr.
Dulu ketika SMA, bangunan adalah
karya seni yang sangat luar biasa dan sejak itu lahirlah mimpi sebagai arsitek.
Ternyata mimpi membawa saya pada Jurusan Teknik Arsitek Universitas Diponegoro.
Semasa kuliah, saya terkadang bolos kuliah demi acara Bolang, Si Bocah
Petualang di salah satu stasiun televisi lalu saya berpikir sepertinya enak
hidup dekat dengan alam Indonesia yang kaya ini. Tidak beberapa lama kemudian
saya mulai menatap sedikit demi sedikit permukaan tanah Jawa dan Bali. Memang
dari kecil orang tua sering mengajak camping di Cipanas atau sekedar
jalan-jalan ceria ke Bali sekaligus numpang sungkem ke nenek di kampung. Remember, dreams do come true!
saat masih norak jalan bareng keluarga
Ada sensasi baru saat memulai
perjalanan ala saya, yaitu tentang keahlian mengelola keuangan untuk perjalanan.
Setelah lulus kuliah dan belum bekerja, saya sempat kehabisan akal untuk
mendanai mimpi itu, akhirnya saya mulai rajin mengeksplorasi tulisan dan
mengirimkan ke dunia maya. Thanks God,
saya sempat menjadi salah satu pemenang lomba dan mendapat hadiah berupa uang
tunai + merchandise. Yeay!
Sejak saat itu disamping menjadi
arsitek, saya semakin rajin menulis tentang artikel perjalanan. Hingga pada
suatu waktu saya ingin mempunyai sebuah blog dan seperti kata pepatah, “A story only real when shared.” Meski
agak disambung-sambungin, maksudnya adalah saya ingin berbagi kisah kepada yang
lain melalui tulisan saya.
Well, dulu jaman kuliah saya
selalu bermimpi bisa berkunjung ke Pulau Flores dan Sabang, menikmati keindahan
alamnya dan menyelami kearifan budaya mereka. Mimpi itu terus saya pupuk dengan
baik, hingga suatu saat saya mendapat tiket promo pesawat ke Medan dari seorang
kawan, dan voila! Saya tiba di ufuk terbarat Indonesia pada bulan Mei
2013. Ciee..
mimpi itu langkah kecil untuk memulai sebuah petualangan
Mimpi tentang Flores masih
ter-pending sampai tiba-tiba saya kembali mendapatkan tiket Mandala ke Labuan
Bajo dengan harga 250 ribu rupiah
saja! Will I take my chance to discover
that dream? Oh you know it won’t come as easy as it.. Saya harus menghadapi
pilihan yang sangat sulit antara mewujudkan mimpi atau melanjutkan hidup (baca
: bakalan dipecat bokk kalau ijin cuti kelamaan! Maklum anak proyek yang
kerjanya 6/7 days)
pertama kali menapak di ketinggian, thanks 3.428 mdpl
Setelah berada semakin dekat
dengan dunia jalan-jalan, saya sempat bermimpi menjadi seorang travel writer
atau travel planner atau pokoknya menjadi travelpreneur J Kenapa tidak? Saya suka
jalan-jalan, lalu kenapa tidak menjadikan sebuah hobi yang berpenghasilan?
Namun, mimpi ini masih sebatas mimpi yang belum terwujud. Well, let see.. will I achieve that dream or not.
Dan sampai hari ini saya masih
jatuh cinta pada yang namanya bermimpi, sebab dari mimpi tersebut akan lahir
petualang-petualangan baru di dalam hidup. Tetapi ada hal yang lebih penting
dari sekedar bermimpi, yaitu.. bagaimana kita terus konsisten dalam
mempertahankan mimpi tersebut.

semoga mimpinya terwujud kak, aaminn :)
ReplyDeleteaduh dikomen kak wira *blushing lebay guling-guling dijalan*
Delete