Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Thursday, 10 November 2016

Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan Dalam Rangka Peningkatan Sektor Pariwisata

9:38 am

Keindahan alam Indonesia
Indonesia adalah salah satu negara berkembang di kawasan Asean yang cukup ketinggalan jaman dalam hal pembangunan infrastruktur. Bila kita melirik negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, pembangunan infrastrukturnya sangat cepat dan tepat guna. Sebagai negara yang kaya dalam hal sumber daya alamnya, harusnya kita malu, karena dulu banyak penduduk dari  negeri tetangga yang belajar di Indonesia.

Kelesuan ekonomi global yang terjadi tidak membuat sektor ini juga mengalami hal serupa, ia menggeliat naik dan mencatat angka pertumbuhan yang tinggi, ialah sektor pariwisata. Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi besar dalam bidang pariwisata. Keanekaragaman hayati Indonesia menempati peringkat empat di dunia (The World Economic Forum, 2012). Indonesia juga memiliki banyak peninggalan budaya yang beberapa telah diakui oleh UNESCO. Banyaknya potensi yang dimiliki negeri ini sudah seharusnya membuat Indonesia menjadi tujuan wisata nomor 1 di dunia! Sayangnya, hal tersebut masih dalam angan-angan semata.

Kealamian pariwisata atau aksesnya sulit?
Dewasa ini pemerintah sedang sibuk menggalakkan program kepariwisataan, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan diversifikasi devisa negara. Sehingga mau tak mau pemerintah harus mempercepat kebijakan-kebijakan dalam hal percepatan pembangunan infrastruktur. Sebab, mengutip kata Pak Jokowi bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama tingkat keberhasilan pariwisata Indonesia.

Sektor pariwisata sangat ditentukan oleh kemudahan akses dan infrastruktur. Wisatawan akan lebih menyukai jika daerah yang dia kunjungi memiliki kemudahan akses dan memiliki kenyamanan infrastruktur sebagaimana negara asalnya (Mo, Howard, and Hivitz, 1993).



Mohe Flores!
Saat ini  program pembangunan infrastruktur dirasa kurang terarah karena kebijakan yang dilaksanakan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini tanpa memperhatikan keberlangsungan dan kondisi di masa mendatang. Hal ini merupakan permasalahan bagi pemerintah karena harus melakukan kebijakan percepatan pembangunan di saat dan waktu yang tidak ideal, sehingga pemerintah perlu melakukan strategi pembangunan yang berkelanjutan agar manfaat pembangunan dapat meningkatkan perekonomian terutama dari bidang pariwisata.

Situs-situs pariwisata di negeri ini tidak terhitung banyaknya, namun kurang didukung dengan kenyamanan infrastruktur sehingga menyebabkan wisatawan kurang nyaman dan sedikit kerepotan berwisata di Indonesia. Infrastruktur yang memadai dapat membantu menggali potensi kedaerahan secara maksimal.


Jembatan penyebrangan antar desa adat
Sejumlah perbaikan dan pembangunan infrastruktur mutlak diperlukan, Infrastruktur udara diperlukan untuk memastikan konektivitas antar negara dan interegional Indonesia. Selain itu akses menuju lokasi wisata banyak yang perlu diperbaiki, dikarenakan banyak kondisi yang buruk. Guna menunjang akses di suatu daerah, maka diperlukan pula pembangunan tranportasi publik, agar memudahkan mobilitas dan meningkatkan kenyamanan para wisatawan. 


Jalan menuju kawasan wisata di kabupaten Malang

Terjatuh karena kondisi jalan buruk di Flores
Memperbaiki jaringan infrastruktur tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak tantangan yang harus dihadapi. Dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur kawasan wisata, diperlukan koordinasi antara instansi terkait di berbagai tingkatan. Koordinasi di tingkat pelaksana merupakan modal utama suksesnya pembangunan pariwisata. 

Pemerintah, baik pusat maupun daerah harusnya memiliki komitmen yang tinggi dalam mengelola anggaran pembangunan infrastruktur. Kawasan Pengembangan Pariwisata NAsional (KPPN) harusnya mendapatkan porsi yang cukup besar dalam perolehan dana infrastruktur, sehingga keadaan baik jalan maupun alat pendukung lainnya dapat membuat nyaman wisatawan.


Jalan menuju desa adat Wae Rebo, Flores 
Sesungguhnya, semangat pemerintah dalam menggenjot sektor pariwisata di Indonesia telah mendapat dukungan dari berbagai pihak swasta di Indonesia. Mereka siap untuk berinvestasi asalkan investasi itu terjamin dan dilindungi oleh pemerintah. Jadi, tugas pemerintah dan masyarakat untuk bahu-membahu membuat lokasi wisata di Indonesia menjadi lebih menarik dan disukai wisatawan.


Wednesday, 9 November 2016

Konsep Pariwisata Berkelanjutan ala Indonesia

10:40 pm
Wisata Bukit Pergasingan NTB

Saat ini pariwisata sedang merangkak naik menjadi salah satu industri terbesar di dunia. Tak bisa dipungkiri bahwa masyarakat modern dewasa ini memiliki tingkat stres yang cukup tinggi karena tuntutan pekerjaan. Akibatnya adalah tercipta kebutuhan akan liburan atau perjalanan rekreasi sebagai usaha untuk melepaskan penat, sehingga hal ini sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern.

Dewasa ini pariwisata akan dikembangkan ke arah pariwisata berkelanjutan. Mengapa perlu mengembangkan pariwisata berkelanjutan? Menurut The World Commission on Environment and Development yang didirikan tahun 1983, bahwa saat ini kita harus mulai memikirkan “Pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan generasi masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka”.

Sesuai dengan pendekatan inilah kita harus mulai menjabarkan pariwisata berkelanjutan dalam bentuk tindakan nyata. Berangkat dari pengertian tersebut, bahwa pariwisata harus dapat merangkul semua aspek kehidupan baik dari tatanan ekonomi, sosial, dan juga budaya. Pengolahan lebih lanjut terhadap sumber daya sedemikian sehingga kebutuhan ekonomi, sosial dan estetika dapat terpenuhi, namun juga tetap menjaga integritas kultural masyarakat dan keanekaragaman hayati sebagai pendukung aspek kehidupan.

Produk yang dihasilkan dari pariwisata berkelanjutan ini adalah produk yang dapat berjalan harmonis dengan lingkungan, masyarakat dan budaya setempat. Sehingga dalam hal ini masyarakat bukan menjadi korban pariwisata, namun ikut andil dalam perkembangan pariwisata daerahnya. Untuk menciptakan pariwisata yang berkelanjutan, perlu beberapa item yang dapat menunjang hal tersebut antar lain:
Pertama, dilihat dari faktor lingkungan dimana sumber daya alam yang dimanfaatkan harus selalu mengacu kepada keberagaman hayati, mempertahankan proses ekologi di suatu daerah.
Kedua, menghormati keaslian sosial-budaya yang ada pada masyarakat, melestarikan warisan budaya dan toleransi antar budaya yang bersinggungan.
Ketiga, memberi manfaat sosial-ekonomi terhadap para stakeholder, seperti tersedianya  pekerjaan tetap, membantu mengurangi angka kemiskinan dan membuka peluang bernisnis (membuka usaha).

Dibutuhkan kerjasama yang kuat untuk membangun sistem pariwisata berkelanjutan, terutama dilihat dari tekad yang konstan dari pemerintah untuk membuat inovasi diikuti dengan langkah-langkah pencegahan dan perbaikan, sehingga nantinya terbentuk suatu kepercayaan dari masyarakat akan sistem pariwisata berkelanjutan.

Dalam dunia pariwisata berkelanjutan harus tetap menekankan pada tingkat kepuasan wisatawan, dengan begitu wisatawan tidak malu untuk ikut serta meningkatkan kesadaran akan isu-isu lingkungan dan mempraktikkan pengelolaan lingkungan yang telah mereka ketahui ke dalam kehidupannya.

Pariwisata Ditilik dari Kacamata Pendidikan

4:56 pm



Dari Sabang Melihat ke Seberang

Indonesia adalah negara tropis yang memiliki banyak tempat eksotik, namun ternyata Indonesia masih menempati posisi ke 130 dari 144 negara yang tergabung dalam negara dengan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Pada tahun 2015, Indonesia telah melampaui targetnya dalam mendatangkan turis sebanyak 10 juta orang, namun bila dibandingkan dengan total wisatawan di Singapura (15 juta) dan Malaysia (27 juta), tentu angka 10 juta merupakan angka yang kecil. Lalu apa penyebab pariwisata Indonesia kurang berkembang dibandingkan negara lain?

Dalam konferensi pers Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2016 yang digelar di Gedung Sapta Pesona Jakarta Selasa (10/5) lalu,, Arief Yahya mengungkapkan tiga jurus untuk mengembangkan pariwisata yaitu meliputi pemasaran, pengembangan destinasi wisata, dan pengembangan SDM & Kelembangan. (http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/05/tiga-jurus-andalan-arief-yahya-untuk-majukan-pariwisata-indonesia)

Tak dapat dipungkiri bahwa kemajuan sebuah kawasan wisata harus diiringi dengan adanya sumber daya manusia yang kompetitif dan peduli terhadap lingkungannya. Untuk menangggapi kebutuhan tersebut maka yang perlu dilakukan adalah pengembangan pendidikan dalam bidang kepariwisataan.

Meskipun di Bali dan Jakarta banyak warga yang telah fasih berbahasa asing terutama bahasa inggris, namun tidak dengan di daerah lain. Di wilayah yang lebih terpencil inilah biasanya surga bagi kaum traveler berada, namun penduduk asli kesulitan dalam berkomunikasi dengan turis. Oleh karena itu, fokus dalam pengembangan sumber daya manusia mampu membantu peningkatan pariwisata Indonesia. Hambatan dalam berbahasa ini menjadikan salah satu alasan penting mengapa turis asing lebih suka datang ke Malaysia atau Singapura yang nyatanya memiliki kekayaan alam dan budaya yang lebih sedikit daripada negara ini.

Selain itu, masyarakat Indonesia masih kurang terdidik dalam hal pemanfaatan sumber daya alam yang ada. Mereka cenderung berpikir dan bertindak untuk jangka pendek mengenai manajemen wisata, sehingga yang didapatkan adalah pengelolaan kawasan wisata yang tidak berkelanjutan dimana suatu saat akan habis dimakan waktu.

Selanjutnya untuk mengembangkan dan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, Indonesia harus mampu membentuk dunia pendidikan pariwisata dalam dua jalur, yaitu jalur akademik dan jalur profesional. Tenaga profesional ini diharapkan dapat mengembangkan pelayanan pariwisata. Sementara untuk tenaga akademik bertugas untuk menganalisis dan mengolah konsep pariwisata berikut dengan pemanfaatannya.

Pendidikan dan pelatihan yang dilakukan secara komprehensif mampu mempermudah proses interaksi diri dan lingkungan sehingga nantinya dapat membentuk karakter manusia yang baru. Namun hal tersebut tidak dapat berjalan dengan baik apabila pemerintah tidak simultan membangun sarana pembentukan karakter tersebut dengan membangun institusi yang tidak hanya bergengsi tapi juga mampu mencetak profesional dalam bidang pariwisata.

Kondisi Indonesia saat ini harusnya dapat memberikan inspriasi dalam hal merespon angka pengangguran dan kemerosotan nilai rupiah terhadap mata uang asing, yaitu dengan menjaring wisatawan untuk datang berkunjung ke Indonesia. Maka hal yang perlu dilakukan dalam rangka menjawab kondisi pariwisata kita adalah berani membuka diri untuk terus belajar dan bersikap positif dalam menghadapi tantangan ekonomi-pariwisata. Sebab pariwisata sudah leyaknya menjadi sektor industri yang besar di Indonesia.

Sunday, 6 November 2016

Menelanjangi Surga Gold Coast

1:36 pm


Hanya ada satu negara yang memiliki tujuan unik untuk masyarakatnya, “hidup berdampingan dengan berabagai jenis satwa”, ialah Australia. Negara unik ini memiliki banyak tempat wisata yang patut dikunjungi saat musim panas, salah satunya adalah Gold Coast yang merupakan ikon pariwisata negara bagian Queensland, Australia timur. Tapi Australia kan mahal? Tenang saja kan ada H.I.S travel yang bisa mengatur perjalanan jadi lebih hemat. Apa sih H.I.S travel itu? Nih bisa lihat lebih jauh tentang H.I.S di alamat ini, via facebook mereka.


Deretan pantai cantik, hutan tropis yang mengagumkan, hingga theme park yang menantang adrenalin semua tersedia di Gold Coast. Tempat ini hampir disinari matahari sepanjang tahun dengan hembusan angin yang menyejukkan, ya Gold Coast merupakan tempat yang terkenal untuk menghabiskan liburan musim panas dengan keseruan tanpa batas. Tidak percaya? Ini dia 15 hal yang membuat Gold Coast wajib didatangi saat wisata ke Australia

1. Hangat Sinar Matahari vs Angin Semilir Pantai
from : http://www.queensland.com/
Untuk yang punya hobi selancar, wajib datang ke Surfers Paradise! Pengunjung akan disambut hamparan pasir putih, semilir angin sejuk dan air laut yang berkilau seolah mengajak pengunjung untuk sekedar bermain air atau belajar selancar.  Selain itu nikmati juga kemeriahan ombak tepi pantai sambil makan es krim atau minuman dingin dari berbagai gerai di sepanjang The Spit atau Mermaid Beach. Jangan lewatkan kegiatan bersepeda tepi pantai saat senja menjelang, nikmati sensasi semilir angin yang menerpa muka dengan rona senja jingga kemerahan, romantis!
from : http://www.queensland.com/

2. Melihat Raksasa Gold Coast
Pernah membayangkan berada sangat dekat dengan raksasa? Datanglah untuk melihat dari dekat paus yang berenang melintasi perairan Gold Coast. Raksasa berukuran kira-kira 16 meter ini akan hadir sekitar bulan Juni-November, para raksasa cantik alias paus humpback akan terlihat menari-nari di air. Rasakan sensasi dingin cipratan air laut yang ditimbulkan oleh mereka.
from :http://www.queensland.com/

3. Seluncuran di Pasir
from : http://www.moretonbayescapes.com.au/
Walaupun letaknya masih 4 jam dari Gold Coast, namun tempat ini juga menyajikan banyak atraksi seru. Mulai dari naik motor 4WD di padang pasir sampai seluncuran seseruan dengan hanya menggunakan sebilah papan! Kebayang dong serunya.. woohoo!! Lokasinya di Moreton Island, tidak jauh dari lokasi atraksi si cantik humpback. Jangan lupa untuk berkunjung ke Tangalooma untuk bermain dengan lumba-lumba yang sangat atraktif.
from : http://www.moretonbayescapes.com.au/

4. Kecerian Anak Kecil
from : https://www.queensland.com/
Wisata bersama anak kecil menjadi mudah karena di Gold Coast dipenuhi taman bermain yang penuh keseruan, sebut saja Sea World yang terkenal dengan atraksi lumba-lumba atau taman bermain terbesar se-Australia, Dream World. Siapkan diri untuk terombang-ambing seharian menikmati puluhan wahana! Selain itu, ada juga Movie World, dimana puluhan karakter seperti Justice League hingga Looney Tunes berkumpul dalam satu arena bermain.


5. Peluk Koala? Siapa takut!
from : https://www.queensland.com/
Inilah satu-satunya tempat di Queensland dimana kita dapat bercengkarama bahkan memeluk hewan-hewan lucu nan imut asal Australia, salah satunya adalah koala. Bayangkan hewan yang hobinya tidur itu ada di pelukan kita.. Uniknya Di Currumbin Wildlife Sanctuary, pengunjung juga dapat dengan mudah melihat dokter merawat hewan-hewan yang sakit. Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan suku Aborigin.



6. Gold Coast Dari Ketinggian
Mungkin hal ini merupakan salah satu kegiatan sekali seumur hidup, yaitu melihat pemandangan kota dari ketinggian. Dengan pesawat? Bukan, tapi dari balon udara! Bukit permadani hijau yang tengah disiram mentari pagi akan menyapa awal perjalanan, berlanjut dengan pegunungan hingga hamparan laut nan biru.. sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupakan!
7. Berdiri di Ketinggian 270 Meter!
from : https://www.queensland.com/
from : https://www.queensland.com/

Meniti 298 anak tangga menuju ketinggian 270 meter merupakan pengalaman yang tak terlupakan! Sangat menegangkan! Dari lantai 77 Q1 Resort Building Surfers Paradise Boulevard, kita akan menuju Skypoint deck, dari sanalah keseruan dimulai. Walaupun dibekali dengan baju, tali pengaman dan pemandu, namun terpaan angin dan pemandangan di bawah yang semakin menjauh, membuat jatung berpacu cepat. Namun ketika tiba di puncak, pemandangan langit dan laut biru seolah menyatu dikejauhan. Terbayang mendaki saat senja dengan pergantian rona langit yang memukau mata, fantastis!


8. Sensasi Gua Glow In The Dark


from : http://www.visitgoldcoast.com/
Bosan dengan suasana pantai? Tenang saja, Gold Coast juga menyediakan wisata lain yang tentunya seru dan menyenangkan. Berlokasi di Springbook National Park, dimana terletak gua eksotik dengan dibalut kecantikan air terjunnya. Menariknya lagi, saat malam tiba gua ini semakin semarak berkat kehadiran Glow Worms, yaitu sejenis larva yang berpendar saat terkena cahaya. Wow!


9. Berjalan di Tajuk Pepohonan
Berjalan di bawah pohon rindang sudah terlalu mainstream, di Gold Coast pengunjung akan diajak untuk berjalan di Tree Top Walkaway dengan 9 jembatan gantung. Pengunjung akan berada di tengah-tengah kanopi hutan hujan subtropis dengan nyanyian serangga dan burung yang menemani. Hanya hijau dan hijau sejauh mata memandang.

from : https://www.queensland.com/

10. Surga Seafood dan Kopi

Karena lokasi di pinggir laut, sudah pasti makan khas daerah ini seputar seafood. Mulai dari ikan, udang, cumi-cumi hingga kepiting raksasa dapat ditemukan dengan mudahnya di Gold Coast. Mulai dari resto low cost seperti Surf Life Saving Club hingga resto premium seperti Paddock Bakery dan Elk Espresso yang menjual berbagai jenis kopi.
Uniknya di Australia, kopi dari Amerika kurang diminati karena kopi homemade mereka jauh lebih enak. Jadi jangan heran jika disana bertebaran gerai kopi lokal di pinggir jalan.


11. Pahlova dan Vegemite

Belum wisata ke Australia jika belum mencicipi kelezatan pahlova yang terbuat dari tepung jagung, cuka dan vanila. Memiliki tekstur yang cukup unik dengan kerenyahan di luar dan lembut seperti marshmallow di bagian dalamnya. Pahlova biasa disajikan dengan buah-buahan di atasnya untuk menambahkan rasa segar. Sangat cocok disajikan sebagai sajian musim panas terutama jika dimakan dalam keadaan dingin. Jangan lupa juga untuk mencicipi vegemite, bentuknya seperti selai berwarna gelap dengan rasa asin dan agak pahit. Biasanya vegemite ini dimakan dengan roti kering atau dapat juga menjadi bumbu tambahan dalam sup.

12. Shopping Time
from : https://www.queensland.com/
Untuk pecinta belanja, Gold Coast memanjakan setiap pengunjung dengan adanya Beachfront Markets tempat untuk jajan sambil menikmati jalan di pinggir pantai, lalu ada juga Robina yang menyediakan lebih dari 300 gerai, atau Harbour Town tempat dimana selalu tersedia diskon minimal 30%. Menggiurkan bukan?


13. Berenang di Utara
from : https://www.queensland.com/

Kalau berdiri di puncak gedung tinggi sudah dilakukan, hal seru selanjutnya adalah belajar terbang layaknya burung. Penyuka adrenalin pasti akan menyambut ide ini dengan muka gembira. Silakan datang ke Gold Coast Sky Dive, operator sky-diving yang terkenal disana. Pertama, pengunjung akan terbang dengan pesawat, lalu setelah berada di ketinggian yang tepat, dengan berbekal peralatan yang telah dibuat tandem dengan instruktur..Lompat daan wooosh! Terjun dari pesawat dengan kecepatan 200 km per jam, dengan gumpalan awan jauh di bawah dan kita akan merasakan sensasi berenang di udara!


14. Mengayuh Kayak

Ingin menikmati wisata panorama bawah laut Gold Coast tanpa basah dan bermain adrenalin? Silakan coba kayaking di air tenang pantai Broadbeach, Marine Parade. Rasakan sensasi serunya menikmati panorama bawah laut dan semilir angin yang menerpa wajah ketika mengayuh kayak. Australian Kayaking Adventure dapat dijadikan pilihan yang tepat untuk operator kayaking, lokasi mereka ada di depan Grand Hotel Labrador yaitu 15 menit dari Surfers Paradise. Selamat mencoba!


15. Banyak Jalan Menuju Gold Coast


Letak Indonesia tidak jauh dari negara satu ini, jadi sebelum liburan kemana-mana, cobalah berWisata ke Australia dulu.. Lalu bagaimana cara menuju kesana?
Kalau mau semua urus sendiri ala backpacker bisa coba cari tau di Queensland: Where Australia Shines dan Visit Gold Coast tapi kalau malas dengan semua keribetan bisa request itinerary travel pack ke H.I.S travel agency. Travel agency yang satu ini mempunyai pelayanan 24 jam, pengurusan visa(visa Australia terkenal agak susah soalnya T.T), mereka menyediakan berbagai paket mulai dari paket hemat hingga premium dan travel ini memiliki cabang yang tersebar di beberapa kota besar Indonesia. Hebatnya lagi, H.I.S juga menyediakan layanan travel tour individual atau group, jadi kalau yang mau berangkat bareng pacar atau sekeluarga besar bisa juga loh.
Untuk akses transportasi di Gold Coast sendiri, pengunjung dapat dengan mudah menemukan Surfside Buslines loh yang beroperasi 24 jam dan asiknya lagi hampir menjangkau semua kawasan wisata di Gold Coast. C'est cool! Jadi, kapan nih wisata ke australia? :D






Monday, 9 February 2015

Mangrove Penyelamat

7:55 am
Semarang sebagai ibukota Jawa Tengah terkenal karenan mempunyai daerah rob atau banjir akibat pasang surut air laut yang cukup luas. Banjir rob ini terjadi karena struktur batuan penyusun Semarang relatif muda sehingga mudah mengalami penurunan. Selain rob, hal yang mengganggu lainnya adalah abrasi pantai yang belakangan menjadi semakin kuat.
Dahulu, ada sebuah pulau kecil di pantai utara Semarang bernama Pulau Tirang, namun kini pulau tersebut hanya tinggal gumuk pasir yang muncul ketika air sedang surut. Padahal letak pulau ini tidak jauh dari kawasan wisata Pantai Maron, Semarang. Menghilangnya pulau juga merupakan salah satu akibat yang ditimbulkan dari abrasi karena ulah manusia. Tidak jauh dari pulau tersebut, dibangun pelabuhan kapal dengan cara reklamasi, hal ini membuat arus gelombang menuju Pulau Tirang semakin besar dan akhirnya menghancurkan pulau tersebut.
Setelah Pulau Tirang, masalah yang sama mulai menggerus Desa Tapak, Kecamatan Tugurejo, Semarang. Desa yang terletak di hilir sungai ini selain tergerus abrasi pantai, juga memiliki lingkungan yang jauh dari layak. Airnya hitam, sarat endapan lumpur dan banyak sampah yang bertebaran. Seringkali mesin perahu milik warga macet karena baling-balinya tersangkut sampah. Dahulu di Desa Tapak banyak terdapat pohon mangrove namun warga dihantui mitos mengenai racun di akar mangrove yaitu, apabila tumbang, racun yangterdapat di akarnya pecah dan meracuni lingkungan sekitar. Akhirnya banyak warga yang membasmi mangrove yang ada di desa mereka. 
Pada tahun 2000-2001, terjadi abrasi besar-besaran di sekitar pemukiman mereka. Abrasi tersebut menghilangkan sejumlah tambak ikan bandeng dan tambak udang yang luasnya berhektar-hektar serta menggeser garis pantai hampir sejauh satu kilometer ke arah daratan. Padahal sebelum adanya abrasi pantai, tambak-tambak tersebut dapat menghasilkan bandeng dan udang dalam jumlah hampir mencapai 6 ton sekali panen, dapat dibayangkan betapa besar kerugian yang mereka alami! Namun ternyata hal tersebut belum juga menyadarkan masyarakat arti penting tanaman mangrove bagi kelangsungan hidup tempat tinggal mereka. 
Degradasi mangrove membuat banyak petani tambak dan nelayan menjadi kelompok yang paling renta dan hal yang paling menyedihkan adalah mereka tidak menyadari hal tersebut dikarenakan kurangnya edukasi. Padahal untuk mencegah abrasi pantai yang berlebihan dapat dilakukan dengan penanaman mangrove atau dengan membangun alat pemecah ombak (namun hal ini tidak dapat dijadikan jaminan jangka panjang). 
Akhirnya pada tahun 2008, komunitas pecinta mangrove asal Undip (KeSEMaT) dan LSM BINTARI mengadakan kerjasama dengan pihak asing untuk merehabilitasi Kawasan Tugurejo, terutama Desa Tapak yang berada di tingkat abrasi tertinggi wilayah Kota Semarang. Identifikasi masalah dilakukan dengan menggandeng praktisi keilmuan dari perguruan lokal dan berusaha memberikan gagasan atas nasib petani tambak dan nelayan Desa Tapak kedepannya. 
Kreasi anak bangsa :)

Mereka juga membangun komunitas-komunitas lokal di dalam masyarakat yang tugasnya melindungi daerah pantai dari serangan abrasi. Di dalam komunitas tersebut, masyarakat diajak bertukar pikiran tentang apa yang harus ditempuh untuk melindungi lingkungan, mereka diajak menjadi pelaku untuk menimbulkan kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
Masyarakat Desa Tapak akhirnya memilih untuk menanam mangrove kembali dan memulai target penanaman di sekitar tambak yang masih tersisa, selain itu juga mereka membangun Alat Pemecah Ombak dengan bahan-bahan bekas serta bambu sebagai usaha tambahan untuk mengurangi abrasi di sekitar pantai. 
Semarang juga punya penghijauan kok :D

Ekosistem mangrove memberikan banyak manfaat, baik secara langsung kepada manusia (economic values) maupun yang tidak langsung (non economic values). Manfaat untuk manusia antara lain, dapat dijadikan bahan makanan dan obat-obatan, dijadikan bahan pengawet, serta bahan bangunan. Sementara bagi lingkungan, menumbuhkan pulau baru, mengawali rantai makanan (menjadi rumah bagi banyak hewan), dan menjernihkan air. 
Berwisata di antara mangrove

Selanjutnya komunitas kecil tersebut berhasil mendirikan sentra pembelajaran mangrove dan membuat paket ecotourism yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat Desa Tapak Tugurejo. Paket yang dihargai sekitar 50.000 rupiah ini mengundang wisatawan untuk menanam mangrove, selain itu mereka juga diajak menyusuri kawasan hutan mangrove dan membeli udang maupun rajungan di tambak yang dikelola masyarakat serta paket makan siang. Aksi ini membuat wisatawan secara tidak langsung ikut serta dalam program pelestarian alam. Bersenang-senang menikmati alam tetap jalan, sementra kelestarian alam juga tetap terjaga.
Kegiatan berjalan-jalan sambil melestarikan lingkungan merupakan salah satu wujud untuk mencapai tujuan wisata berkelanjutan. Dewasa ini masyarakat menamakan program ini sebagai voluntourism, dimana ada unsur menjaga dan memberi nilai tambah kepada daerah wisata kunjungan. Tentunya program ini harus dibuat secara menarik, dengan begitu, wisatawan melakukan kegiatan penanaman dengan sukarela. Masalah tidak berhenti sampai disitu, akibat dibukanya kawasan wisata hutan mangrove tersebut, sampah yang dihasilkan oleh wisatawan membuat kawasan pantai Desa Tapak kembali kotor.
Penanaman tepi pantai
Anak SD aja bisa bersih-bersih pantai :p

Sampah yang berserakan tersebut sangat mengganggu pemandangan, pada akhirnya, komunitas masyarakat kembali bersatu padu mengedukasi masyakarat dan membuat peraturan yang lebih ketat bagi wisatawan. Mereka juga membuat kreasi wisata sampah, dimana wisatawan diajak untuk memungut sampah, kemudian hasilnya dapat ditukar dengan souvenir berupa bibit mangrove :)

Monday, 2 February 2015

Denyut Asa Untuk Indonesia

5:44 pm
Indonesia kaya rasa, itulah Indonesia di mata saya. Sebuah negeri yang tiada henti mencipta decak kagum. Pesonanya tersebar dan memiliki ciri khas tersendiri. Bali dan Raja Ampat yang mendunia, Danau Toba yang luar biasa, hingga Gunung Rinjani yang teramat cantik, menghiasi Sabang hingga Merauke. Jika harus menikmati rasa di tiap daerah, tentu tidak pernah habis seumur hidup kita. Tapi, kenapa wisatawan asing 'malas' datang ke Indonesia dan berkunjung ke negara tetangga?
Menurut Tempo.co mengenai nilai pariwisata negara Asia Tenggara, ternyata Indonesia jauh tertinggal bila dibandingkan dengan negara lain seperti, Singapua, Malaysia, bahkan Brunei yang memiliki luas negara tidak seberapa. Menyedihkan, padahal negara ini jauh lebih kaya dibanding negara lain :( 
Pernak Pernik Kehidupan
Ada beberapa permasalahan yang merajai dunia Pariwisata Indonesia, yang entah kenapa selalu sama sejak belasan tahun lalu dan tidak ada perubahan yang signifikan, antara lain :
     1. Pemerintah tidak serius menggarap kepariwisataan
     2. Branding Indonesia tidak konsisten dan kurang gencar
     3. Infrastruktur dan Akomodasi tidak layak
     4. Masyarakat kurang memiliki kesadaran lingkungan
     5. Ego sektoral yang terlalu tinggi
Dari kelima permasalahan yang saya rangkum, hal yang paling krusial adalah dari segi pemerintah, sebab pemerintah adalah titik puncak sebuah negara. Saya akan memberikan contoh dari segi travel blogger. Saat Malaysia mengadakan acara Malaysia Tourism Hunt 2013, mereka mengundang 25 blogger dari seluruh dunia, lalu darimana mereka tahu identitas blogger dari negara tertentu? Ternyata mereka mempunyai database blogger seluruh dunia, mencengangkan! Untuk apa mempunyai database blogger? Hal remeh-temeh tersebut ternyata memiliki manfaat, yaitu untuk mempromosikan wisata, salah satunya dengan adanya acara Malaysia Tourism Hunt itu. Bagaimana Indonesia?
Contoh selanjutnya mengenai peran penting pemerintah dari segi branding. Jika saja pemerintah berniat untuk menggenjot pariwisata Indonesia, tentu ia akan menyuruh Kementerian Pariwisata untuk bertindak 'gila', kenapa? Indonesia butuh lebih dari sekedar 'Wonderful Indonesia' yang digelar secara bergilir namun setelah acara selesai, selesai pula branding itu berkibar di langit. Indonesia butuh gebrakan yang konsisten di dunia pariwisata. Semangat 'Wonderful Indonesia' harus disematkan oleh pemerintah ke tiap-tiap jiwa masyarakatnya, sebab hanya dengan bersatu padu mencintai negeri inilah kita akan mampu mengangkat nama Pariwisata Indonesia ke ranah internasional.
Jika pemerintah adalah titik puncak sebuah negara, maka rakyat adalah jiwa dari negara tersebut. Lalu apa yang harus dilakukan oleh rakyat untuk meningkatkan potensi pariwisata? Membujuk pemerintah untuk aktif mendukung pion-pionnya dalam memajukan pariwisata. Pion yang dimaksud disini ialah, komunitas pengusung konservasi alam, penggiat cagar budaya hingga travel blogger. Mereka, kami dan kita adalah pion negara yang akan selalu bergerak mempromosi sekaligus menjaga destinasi pariwisata indonesia.
Beberapa komunitas penggiat pariwisata belakangan ini sibuk mempromosikan gaya baru dalam traveling, mereka menyebut gaya itu dengan 'Voluntourism'. Voluntourism merupakan penggabungan dari dua kata, Volunteer dan Tourism. Maksud voluntoureer adalah seseorang yang mengadakan kegiatan volunteer dalam lingkup pariwisata. Mereka diharapkan dapat memberi kontribusi sekecil apapun terhadap destinasi wisata yang dituju. Sehingga nantinya akan terbentuk ikatan saling memberi antar pelaku. Gaya ini mucul sebagai salah satu solusi dalam menghadapi permasalahan wisata yang ada di negeri ini dan juga sebagai bentuk upaya mencapai tujuan "Pariwisata Berkelanjutan".
Seperti Apa Bentuk Voluntourism?
Ada banyak contoh voluntourism yang ada di sekitar kita tanpa disadari, berikut beberapa pengamatan saya mengenai voluntourism di Indonesia :
Inspirasi dari Milk Academy Bersama Peternak Sapi Argosari

   1. Beberapa Universitas di Indonesia memiliki program KKN (Kuliah Kerja Nyata) dimana para            pelajar diharuskan untuk mengabdi kepada masyarakat selama kurun waktu tertentu. Meraka              diminta untuk mencari permasalahan yang dihadapi sebuah desa untuk kemudian menghasilkan          sebuah solusi nyata. Misalnya, di desa X sebagai penghasil susu sapi seharusnya mampu                      meningkatkan taraf hidup masyarakatnya, namun kenyataannya adalah sebaliknya, maka para              pelajar diminta untuk memberikan solusi seperti, memberi ide alternatif pengolahan susu sapi              agar dapat  meningkatkan nilai jual susu sapi di daerah X. 


   2. Gerakan Book For Mountain, mereka menyatakan diri sebagai kurir buku untuk seluruh anak di          nusantara, sekalipun di tempat-tempat terpencil. Mereka yang sebagian besar terdiri dari muda-          mudi ini berkelana ke pelosok negeri untuk menikmati alam Indonesia sambil menyerahkan buku        untuk adik-adik tercinta. Sebuah gerakan traveling sambil membantu sesama yang cukup unik.

Salah satu desa tempat #RelawanMengajar bertemu adik-adik
Penggalangan dana SAAN

   3. #RelawanMengajar oleh SAAN, mereka rata-rata berawal dari traveling lalu menyadari betapa             pendidikan masih merupakan barang mahal yang sulit teraih di beberapa penjuru negeri ini.                Beberapa dari mereka membangun warung baca di Terminal Garut yang pada akhirnya                        dirobohkan karena dianggap sebagai bagian dari bangunan kumuh, ada juga yang mengumpulkan        anak-anak desa agar dapat mengenyam pendidikan dasar. Semua mereka lakukan sambil                      menyelam minum air alias sambil jalan-jalan melihat Indonesia lebih dekat. 
Sebenarnya banyak gerakan yang telah ada dan berkembang di negeri tercinta ini yang berbasis voluntourism, namun tidak banyak. Maka dengan itu, beberapa instansi berkolaborasi dengan komunitas untuk memperkenalkan gerakan voluntourism untuk memperbaiki pariwisata dari segi rakyat Indonesia. Kita bisa asal bersatu.
Voluntourism = Traveling Plus-Plus
Voluntourism digadang merupakan salah satu jalan untuk mencapai sistem Pariwisata Berkelanjutan, maka untuk menciptakan hal tersebut, bukan hanya segelintir orang yang bergerak, tapi seluruh masyarakat Indonesia harus bersatu menuju harapan tersebut. Pemerintah harus membuat voluntourism sebagai jalan untuk menarik para backpacker asing mendatangi Indonesia. Pertama pemerintah harus menghilangkan 'adat' mengeruk dollar dari kantong wisman, kedua membuat program agar para wisman dapat diberdayakan di daerah wisata untuk meningkatkan taraf hidup serta perekonomian daerah. Sementara itu, nilai yang ditawarkan wisman atau para pelancong adalah mendapatkan nilai kehidupan yang lebih dibanding jika mereka hanya jalan-jalan tanpa interaksi intim dengan penduduk.
Voluntourism = Deritamu, Kisahku Juga
Visi misi yang dilahirkan dari voluntourism adalah mengajak kita untuk melihat Indonesia dari sudut pandang pelaku, maka sudah pasti akan membuat kita lebih dekat dengan saudara yang tidak kita kenal, menambah tingkat Ke-Indonesia-an yang ada di dalam diri kita dan juga mungkin akan membantu mengurangi derita yang terdapat di suatu daerah.
Maka selanjutnya, apa yang harus kita lakukan untuk pariwisata? Mari bergerak! Kita tunjukkan kepada dunia, bahwa kita mampu membawa pariwisata negeri ini ke arah yang lebih baik. :)

Referensi :